cinta dan bukti cinta

Kata orang,
niat itu tak berarti tanpa ucapan
ucapan itu tak berarti tanpa tindakan

Kata orang,
bila omong harus nyata,
mana buktinya?!

Memang orang-orang itu benar,
Tapi orang-orang itu juga keliru
bila meminta bukti terburu-buru.

Tidak bisa cinta dibuktikan dengan seketika,
apakah hanya dengan kata manis belaka,
atau perhatian semu yang membosankan?
Tidak, semua dapat melakukannya,
bahkan yang tidak saling mencinta.

Tunggulah dan tunggu,
hingga saatnya aku membuktikan.
Memang bukan sekarang,
melainkan di akhir kelak.

Saat kita sudah mengerti Semua.

2 Responses to “cinta dan bukti cinta”

  1. eunice Says:

    nice words…
    but, ada kalanya orang harus melihat bukti baru bisa percaya..
    terlalu lama menunggu buktijuga sangat melelahkan..
    jika seseorang berpaling karena tidak melihat bukti, itu pun bukan kesalahan..
    jadi ga ada salahnya kalo sekali waktu mengungkapkan perasaan..
    mungkin bisa menumbuhkan kembali apa yang hampir hilang..
    juga memantapkan harapan..
    yang walaupun sedikit tertunda, tapi pasti akan datang…

    Ochree..pikilie…^o^

  2. Tiara Says:

    Setuju, Fik!!!
    Jangan mengumbar kata cinta, atau sayang, karena aku rasa 90%-nya cuma bulshit, basa-basi, dan in the end u turned up hurting that person, the person u once said I love u to.

Leave a Reply