Salinan

ada email yang menarik yang masuk di inbox-ku. diriku pun sependapat. Tidak ada cinta yang tidak dimulai dengan sengaja dibiarkan.
——
sesungguhnya cinta mempunyai permulaan yg dapat dikuasai dan dikndalikan oleh orang yg mukallaf. memandang, bercakap2, mnyampaikan salam, saling bkunjung, berkirim2an surat dan bertemu, smuanya merupakan hal2 yg berada di dalam kmampuan seseorang untuk mlakukan atau mninggalkan nya. smua itu mrupakan permulaan dan muqaddimah rasa cinta

kalo hal ini dibiarkan bgitu saja dan nafsunya tidak dipisah dari hawa (kemauan buruknya) dan tidak dikndalikan dg taqwa, maka ia akan makin berkubang dalam pnyimpangannya dan tenggelam dalam urusannya. dahulu, AL BUSHAIRI pernah mengatakan dalam salah satu syairnya:

nafsu itu bagaikan anak kecil
bila engkau biarkan dia menuruti kemauannya
dia akan menyusu meskipun sudah besar
tetapi jika engkau sapih
dia akan terpisah
palingkan hawa nafsu, jangan sampai mendominasi
bila ia mendominasai akan menjadikan buta dan tuli
———
gimana? setuju ga? JADI, CINTAILAH orang yang kita niatkan untuk kita CINTAI. Mulailah ketika ijab qabul dilakukan, dan CINTAIlah orang tersebut karena Allah!

Leave a Reply