Archive for July, 2006

Kedaulatan

Thursday, July 27th, 2006

Agresi Israel di Lebanon menimbulkan berbagai macam tanggapan. Pihak Israel dkk menganggap tindakannya benar karena membela kedaulatan negara dari tindakan teroris. Israel membenarkan tindakan agresi ke Lebanon dengan alasan pemerintah Lebanon tidak sanggup mengeliminasi/mengenyahkan teroris yang membahayakan Israel.
.
Jelas pemikiran ini tidak bisa dibenarkan. Israel telah melanggar dan melecehkan kedaulatan Lebanon. Permasalahan di negeri sendiri, harus diselesaikan oleh pemerintah negeri itu sendiri.
.
Apabila alasan Israel itu bisa dibenarkan, maka banyak negara yang akan berperang dengan alasan mencari teroris atau penjahat di negara lain. Indonesia bisa saja melakukan agresi di Israel dengan alasan mencari koruptor yang merugikan negara, dan menganggap Israel tidak mampu menemukan koruptor tersebut. Australia juga bisa menyerang Indonesia dengan asalan teroris di Indonesia sangat potensial membahayakan Australia.
.
Sangat disayangkan, yang dapat Indonesia dan negara-negara Islam lakukan hanyalah memberikan resolusi. Andai saja pemerintah mengizinkan (bukan membentuk) pasukan jihad untuk berangkat, tentu akan banyak sekali mujahid Indonesia yang akan berangkat, dan memberikan manfaat bagi Agama.
.
Seluruh muslim itu bersaudara.

menghadapi kesulitan

Monday, July 17th, 2006

bagaimana caramu menghadapi kesulitan? apakah dengan berkeluh kesah? atau dengan berpasrah diri tanpa melakukan apapun? ataukah dengan berusaha semaksimal mungkin mengatasi kesulitan tersebut?

Yang jelas, kesulitan tersebut haruslah tetap dihadapi, dengan lapang dada dan semangat. Karena ketika menyelesaikan kesulitan, yang dilakukan adalah mejemput kemudahan. Karena dibalik kesulitan, pastilah ada kemudahan.

Hatiku gundah gulana,
gunung besar bak menghadang cita,
terjal lerengnya, dan licin
membuat jiwa gentar,
pupuskan harap.
.
Namun bergeming takkan berguna,
khayalpun hanya kan menguap,
apalagi tatapan hampa,
apalagi tangis sesal.
.
Dakilah walau terjal,
Dakilah walau tahu ‘kan terluka
Dakilah walau penuh cerca.
Lewati segala tantangan,
Selesaikan segala kesulitan.
.
Ambil segala hikmahnya.
Mungkin ini cara Tuhan agar kau dewasa,
Mungkin ini cara Tuhan agar kau jera,
Mungkin ini cara Tuhan agar kau lebih peka.
.
Dibalik gunung terjal, kan terhampar keindahan,
Dibalik kesulitan, tersedia kemudahan.
Asal kau percaya, dan berdoa
Serta tak lepas dari usaha.

Old Corner

Sunday, July 9th, 2006

setiap kali sholat jum’at di masjid Sagan, aku selalu duduk menunggu adzan dan khutbah di baris kedua dari depan, di pojok kiri. Pojok ini sudah sekian lama menarik perhatianku, karena selain aku (yang 22 tahun) ada 4 orang lain yang selalu mengambil pojok yang sama. Mereka adalah para manula berusia lebih dari 65 tahun, dengan pakaian putih setiap jum’at selalu mengambil tempat pojok kiri depan.
.
mereka selalu bersama, entah krena dulu sahabat di masa muda, atau karena sudah sama-sama tua dan ingin saling mengingatkan akan umur. Dengan selalu mengambil tempat yang sama, aku memperhtikn tingkah mereka, yang memang sungguh berbeda dengan orang yang lebih muda, mreka lebih tenang dan rendah hati, walau kadang masih bercanda juga antar mereka.
.
Dulu jumlh mereka ada 7 orang, dan sudah berpulang 3, salah stunya belum sebulan ini. sekarang, mereka semakin tunduk dan khusyuk, semoga menular kekhusyukannya pada ku yang didekat merek. :)

Pensiun

Tuesday, July 4th, 2006

wah.. udah 1 tahun sejak bulan juli 2005. sekarang udah selesai menjabat di cimsa, mo ngapain lagi? ya.. lebih serius di scoph, kuliah, n mpersiapkan mahligai rumah tangga. Haha!
.
Perjalanan tidak berhenti disini,
sama seperti semua perjalanan yang kulalui,
mereka hanyalah pembuka -
menuju jalan keabadian.
.
Langkah yang kutempuh,
meninggalkan dosa dan pahala,
meninggalkan cerca dan suka,
meninggalkan marah dan cinta.
karena silap atau sengaja,
lemah hati ini penyebabnya.
.
Karenanya, akupun memohon maaf,
bagi siapa pun yang kecewa.
Ajaklah aku bersama, menuju surga-Nya.
____ Fikrie - 0/07/06_________________