Rabb, Penyakit, Obat, dan Kesembuhan

alamdulillahirabbil’alamin.. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.
masih
inget sedikit kajian di tipi kemaren yang membahas tentang Al-Fatihah.
Pada ayat "Alhamdulillahirabbil’alamin" dijelaskan satu persatu makna
kata sampai pada kata Rabb.

Rabb, beberapa artinya antara lain
adalah pendidik, pengatur, pemelihara. Ustad di tipi menjelaskan bahwa
tidak ada sesuatupun yang lepas dari pengaturan Allah sebagai Rabb, tak
terkecuali manusia, namun manusia sering kali pongah dan mengatakan
bahwa manusia lah yang mengatur dan memelihara dirinya sendiri. Sungguh
suatu perkataan yang amat sombong.

Ustad di tipi itu
memberikan penjelasan. kalau kita makan, siapa yang memerintahkan
lambung untuk mengeluarkan enzim2 pencernaan? siapa yang memerintahkan
usus untuk menyerap nutrisi? siapa yang memerintahkan darah untuk
mendistribusikan nutrisi kepada bagian tubuh yang memerlukan? hanya
Allah, sedangkan manusia kebanyakan tidak sadar dengan proses yang
terjadi dalam tubuhnya.

Begitu pula penyakit, siapa yang
memutuskan seorang manusia untuk menjadi sakit? apakah manusia ataukah
kuman? atas izin Allah kuman dapat masuk ke tubuh, atas izin Allah pula
kuman dapat berkembang biak di dalam tubuh, hingga terjadi sakit. Bila
Allah menghendaki maka tidak ada sesuatupun yang dapat mencegah.

Dan
apabila kita terserang penyakit, kita akan berusaha menyembuhkan diri
dari penyakit tersebut. Kita pergi ke dokter dan meminum obat yang
diresepkannya. Lantas, siapakah yang menyembuhkan? hanya Allah! apabila
kita minum obat, atas hanya atas izin-Nya obat dapat tertelan, hanya
dengan izin-Nya obat dapat hancur, hanya atas izin-Nya obat dapat
diserap, hanya atas izin-Nya obat dapat bekerja, dan hanya atas
izin-Nya tubuh mengeluarkan sisa obat, karena apabila tidak dikeluarkan
obat tersebut akan menumpuk di dalam tubuh sehingga hanya dengan
izin-Nya dapat menjadi racun bagi tubuh.

Jadi siapakah yang menyembuhkan? Hanya Allah SWT.

from rfikrie.multiply.com

Leave a Reply