Archive for March, 2008

Kita bisa apa?

Wednesday, March 12th, 2008

Hanya berkehendak.
Kebebasan untuk memilih jalan yang benar atau yang sesat.

Apakah kehendak?
Dimana letaknya? Seperti apakah bentuknya? Hanya Allah yang tahu.

Apakah letaknya di
otak? Bukan! Karena setelah di cari tidak ditemukan apa yang disebut kehendak.
Otak hanyalah penghubung antara kehendak dan tindakan. Setelah kita
berkehendak, Allah lah yang menggerakkan kita, bukan kita sendiri. Kita tidak
mengatur sinyal listrik di syaraf kita, melainkan Allah. Kita tidak mengatur
loncatan neurotransmitter di dalam sinaps, melainkan Allah. Kita tidak tahu
cabang syaraf mana dalam otak yang harus dihubung-hubungkan, melainkan Allah.
Kita tidak tahu serabut otot mana yang harus kita gerakkan, melainkan Allah.
Kita tak dapat mengatur pernapasan kita saat tidur, melainkan Allah. Kita tidak
mengatur gerak dalam perut kita, melainkan Allah Kita tak sanggup membuat usus
kita menyerap makanan, melainkan Allah. Kita tidak mengatur besar pupil mata
kita, melainkan Allah. Kita tak dapat mengatur sendiri transkripsi DNA kita,
melainkan Allah. Kita tak mampu menerjemahkan DNA ke RNA, melainkan Allah.

 

Siapakah yang
membuat jantung kita berdegub? Allah.

Siapakah yang
membuat lidah kita dapat merasa? Allah.

Siapakah yang
membuat kita dapat mengingat? Allah.

 

Allah, Dia
Rabbinnaas. Pemelihara. Pengatur. Penguasa. Tiada tuhan selain Allah.

Duhai Mataku

Friday, March 7th, 2008

Allah, di zaman penuh fitnah ini sangat sulit untuk memandang kedepan ketika melangkahkan kaki, namun sangat sulit juga untuk tidak memandang ke depan. Maka Allahu Rabbi, peliharanlah pandanganku dari apa yang bukan menjadi hak-ku, dan ampunilah aku. Peliharalah hatiku agar tidak tergoda pada apa yang bukan menjadi hak-ku, dan ampunilah aku. Dan tolonglah aku untuk menekan nafsuku, agar ia tak mengajakku memandang apa yang bukan menjadi hak-ku, dan ampunilah aku. Peliharalah mataku agar ia memandang apa yang Kau ingin ia pandang, dan memalingkan pandangan dari apa yang Kau tak ingin ia pandang. Lindungilah aku dari syaithon yang terkutuk. Engkaulah Allah, Rabb, yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Engakaulah Allah, Rabb, yang Maha Menutupi dan Maha Membukakan. Engkaulah Allah, Rabb yang Maha Memiliki dan Maha Menguasai. Engkaulah Allah, Rabb yang Maha Berkehendak dan Maha Pengampun.