menghadapi kesulitan

July 17th, 2006 by fikrie

bagaimana caramu menghadapi kesulitan? apakah dengan berkeluh kesah? atau dengan berpasrah diri tanpa melakukan apapun? ataukah dengan berusaha semaksimal mungkin mengatasi kesulitan tersebut?

Yang jelas, kesulitan tersebut haruslah tetap dihadapi, dengan lapang dada dan semangat. Karena ketika menyelesaikan kesulitan, yang dilakukan adalah mejemput kemudahan. Karena dibalik kesulitan, pastilah ada kemudahan.

Hatiku gundah gulana,
gunung besar bak menghadang cita,
terjal lerengnya, dan licin
membuat jiwa gentar,
pupuskan harap.
.
Namun bergeming takkan berguna,
khayalpun hanya kan menguap,
apalagi tatapan hampa,
apalagi tangis sesal.
.
Dakilah walau terjal,
Dakilah walau tahu ‘kan terluka
Dakilah walau penuh cerca.
Lewati segala tantangan,
Selesaikan segala kesulitan.
.
Ambil segala hikmahnya.
Mungkin ini cara Tuhan agar kau dewasa,
Mungkin ini cara Tuhan agar kau jera,
Mungkin ini cara Tuhan agar kau lebih peka.
.
Dibalik gunung terjal, kan terhampar keindahan,
Dibalik kesulitan, tersedia kemudahan.
Asal kau percaya, dan berdoa
Serta tak lepas dari usaha.

Old Corner

July 9th, 2006 by fikrie

setiap kali sholat jum’at di masjid Sagan, aku selalu duduk menunggu adzan dan khutbah di baris kedua dari depan, di pojok kiri. Pojok ini sudah sekian lama menarik perhatianku, karena selain aku (yang 22 tahun) ada 4 orang lain yang selalu mengambil pojok yang sama. Mereka adalah para manula berusia lebih dari 65 tahun, dengan pakaian putih setiap jum’at selalu mengambil tempat pojok kiri depan.
.
mereka selalu bersama, entah krena dulu sahabat di masa muda, atau karena sudah sama-sama tua dan ingin saling mengingatkan akan umur. Dengan selalu mengambil tempat yang sama, aku memperhtikn tingkah mereka, yang memang sungguh berbeda dengan orang yang lebih muda, mreka lebih tenang dan rendah hati, walau kadang masih bercanda juga antar mereka.
.
Dulu jumlh mereka ada 7 orang, dan sudah berpulang 3, salah stunya belum sebulan ini. sekarang, mereka semakin tunduk dan khusyuk, semoga menular kekhusyukannya pada ku yang didekat merek. :)

Pensiun

July 4th, 2006 by fikrie

wah.. udah 1 tahun sejak bulan juli 2005. sekarang udah selesai menjabat di cimsa, mo ngapain lagi? ya.. lebih serius di scoph, kuliah, n mpersiapkan mahligai rumah tangga. Haha!
.
Perjalanan tidak berhenti disini,
sama seperti semua perjalanan yang kulalui,
mereka hanyalah pembuka -
menuju jalan keabadian.
.
Langkah yang kutempuh,
meninggalkan dosa dan pahala,
meninggalkan cerca dan suka,
meninggalkan marah dan cinta.
karena silap atau sengaja,
lemah hati ini penyebabnya.
.
Karenanya, akupun memohon maaf,
bagi siapa pun yang kecewa.
Ajaklah aku bersama, menuju surga-Nya.
____ Fikrie - 0/07/06_________________

kehilangan

June 16th, 2006 by fikrie

dapet pesan bagus dari khutbah jumat tadi. (sori kalo nggak mirip banget, bukan perawi yang baik:D)
.
Ummu salamah (kalo ga salah) ditinggalkan suami yang pergi mencari nafkah dengan berdagang keluar kota. Anaknya jatuh sakit dan meninggal saat suami belum berada di rumah, dan ia kuburkan anaknya.
Ketika suaminya datang, alih-alih menangis, ia berhias untuk menyambut suaminya, dan kemudian mereka berkumpul melepas rindu. Seselainya, ia bertanya pada suaminya
.
    Suamiku, apa bila ada orang yang berhutang, kemudian pemberi hutang ingin mengambil     kembali hartanya, sedangkan orang yang berhutang tidak mau menyerahkan, apakah itu baik?
.
jawab suaminya, tentu itu bukan hal yang benar.
.
Ummu kemudian berkata: anak kita telah diambil oleh yang memilikinya.
.
(kalo ada yang tau versi tekstualnya yang benar, kasi tau yak)
______________________________
sungguh tegar dan sabar ummu salamah.
Mari kita sholat dan mari kita bersabar!!

Merasa Lebih Baik?

May 15th, 2006 by fikrie

untukku, dan yang membaca.

jelas, merasa diri lebih baik dari pada orang lain itu sombong kan namanya?

tapi, kadang kala tanpa sadar selama ini kita telah melakukannya: merasa diri lebih baik dari orang lain.
misal saat kita lebih memilih berteman dengan yang alim dari pada yang “terlihat” tidak alim, emang siapa yang bisa menilai hati seseorang, siapa yang bisa menilai ketakwaan seseorang? siapa yang bisa menilai keilmuan seseorang? seorang alim yang hapal berbagai ilmu agama pun bisa memiliki hati lebih busuk dari binatang. Jadi, apakah boleh kita memilah dan memilih teman? apa pun alasannya?

juga ketika kita marah, karena kesalahan seseorang, atau karena perilaku seseorang, sehingga orang tersebut kita jauhi, kita gosipkan, bicarakan, jelek-jelekkan dimuka maupun dibelakangnya. patutkah? bukankah yang boleh kita benci dan jauhi hanyalah perbuatannya sehingga kita mengatakan na’udzubillahi min dzalik (aku berlindung pada Allah dari hal yang demikian), bukan membenci orangnya.

bahkan saat kita berkata, aku lebih baik dari pada dia di satu sisi, dan dia lebih baik dariku di sisi lain. kita sudah merasa lebih baik dari orang tersebut di sebuah bidang, apakah itu tidak termasuk sombong?

Apakah kita sekarang sedang merasa diri kita ini lebih baik dari seseorang? apakah kita sedang merasa diri kita ini lebih baik dari orang yang paling kita benci?

hati-hatilah pada yang namanya kesombongan. karena hanya yang SATU yang berhak sombong.

Wallahu a’lam.

Today

April 28th, 2006 by fikrie

hari ini lumayan capek, pagi tadi ngumpulin referensi buat skripsi, trus nungguin tukang bikin kamar. malemnya latihan. Udah dua hari ni semenjak kecelakaan hardisk, udah lumayan jurnal2 yang berhasil kukumpulkan lagi dari NEJM. Clinical Practice (2002-2005), Image Collection (2003), Mechanism of Disease (2002-2004), yaa… masih banyak sii.. dikit2 lah, yang penting subscribenya masih gratis!

hmm… ntar malem mo garap skripsi apa nonton smallville ya? hehehe, kayaknya nonton deh! :D

Hardisku sayang Hardisku malang

April 27th, 2006 by fikrie

walah walah walah… hardisku mati pren! abis deh semua data yang ada di dalamnya. skripsi, cimsa, ifmsa, jurnal2.. untung dulunya pernah aku bagi2 ke orang2 lain, jadinya sekarang tinggal ngumpulin lagi puing-puing yang ada sama orang lain.

katanya orang komputa sih, hardisk mati bisa karena sering dimatiin mendadak. hmm… kayaknya gara2 upgrade memori yang ga cocok kemaren itu deh, sering mati-mati n ngerestart sendiri. Untungnya punya hardisk 2, sekarang OS nya di hardisk yang kedua deh.

tapi kata Gahan, kalo nangani hardisk mati, jangan di toko-toko gedhe kayak komputa. Masak dia nyaranin toko komputer yang namanya Kabul? blm pernah dengar, tapi semoga bisa mengabulkan permintaan menghidupkan kembali hardisk yang udah mati… hehe

sekarang, tinggal berusaha nih, ngumpulin lagi referensi2 untuk nulis ulang skripsi.

inna lillahi wa inna ilaihi rojiun…..

Salinan

April 25th, 2006 by fikrie

ada email yang menarik yang masuk di inbox-ku. diriku pun sependapat. Tidak ada cinta yang tidak dimulai dengan sengaja dibiarkan.
——
sesungguhnya cinta mempunyai permulaan yg dapat dikuasai dan dikndalikan oleh orang yg mukallaf. memandang, bercakap2, mnyampaikan salam, saling bkunjung, berkirim2an surat dan bertemu, smuanya merupakan hal2 yg berada di dalam kmampuan seseorang untuk mlakukan atau mninggalkan nya. smua itu mrupakan permulaan dan muqaddimah rasa cinta

kalo hal ini dibiarkan bgitu saja dan nafsunya tidak dipisah dari hawa (kemauan buruknya) dan tidak dikndalikan dg taqwa, maka ia akan makin berkubang dalam pnyimpangannya dan tenggelam dalam urusannya. dahulu, AL BUSHAIRI pernah mengatakan dalam salah satu syairnya:

nafsu itu bagaikan anak kecil
bila engkau biarkan dia menuruti kemauannya
dia akan menyusu meskipun sudah besar
tetapi jika engkau sapih
dia akan terpisah
palingkan hawa nafsu, jangan sampai mendominasi
bila ia mendominasai akan menjadikan buta dan tuli
———
gimana? setuju ga? JADI, CINTAILAH orang yang kita niatkan untuk kita CINTAI. Mulailah ketika ijab qabul dilakukan, dan CINTAIlah orang tersebut karena Allah!

Assalamu ‘alaykum lagi..

April 22nd, 2006 by fikrie

kalo dipikir-pikir, seberapa sering sih kita menghujat orang? walopun cuma dalam ati n ga diomongin, tetep aja kan batin kita yang menghujat. Misalnya pada hal-hal kayak gini nih:
1. diklakson orang dari belakang
2. diserobot antrian
3. tau kalo IP teman lebih tinggi (padahal nyontekan)
4. diputusin pacar
5. saingan organisasi (aduuh….)
6. ada orang teriak keras-keras
7. kesenggol becak/mobil/motor/pesawat/truk
8. Lain-lain yang banyak lagi.

padahalkan tiap hari kita minimal ngucap salam 10 kali. Salam ke kiri.. Salam ke kanan.. artinya mendoakan orang di sekitar kita, agar selamat dari segala hal, termasuk selamat dari bahaya yang berasal dari kita sendiri. Belum lagi kalo secara personal ketemuan ama orang (ngucap salam..), masuk ruangan (ngucap salam..) terima telpon (ngucap salam…)

kapan bisa memaknainya ya? apalagi melaksanakan?

abis ngedoain orang, eehh.. balik menghujat (yang dilakukan dengan penuh harap yang mana ya?)
ah… janjimu hanya dibibir saja…

waktu….

April 12th, 2006 by fikrie

subuh-subuh ke warnet, masih ngantuk kepikiran mau ngisi blog, tapi apa ya…

Waktu, sebenarnya kenapa sih ada waktu? tentunya karena rotasi bumi, revolusi bumi, perputaran bulan, dsb dsb. Waktu di bumi juga nggak sama di planet lainnya. satu hari di bumi nggak sama satu hari di pluto. Jadi? waktu itu cuma disebabkan oleh proses kan? gimana kalo nggak ada matahari? ato gimana kalo bumi mengorbit matahari seperti bulan? wah.. gak kebayang deh.

Apa diakhirat nanti juga akan ada proses-proses seperti itu? ato tidak ada? sehingga dikatakan "kekal" apakah karena waktu sudah tidak ada lagi?

Wallahu a’lam